Codeigniter, Machine Learning, Mathematic, PHP, Programming, SQL, Ubuntu Server, Web Server

Pengenalan Case Based Reasoning Menggunakan Pemrograman PHP

Case based reasoning atau penalaran berbasis kasus merupakan salah satu teknik pemecahan masalah berdasarkan pengalaman-pengalaman pada masa lalu. Pengalaman yang pernah terjadi di masa lampau tersebut disimpan dalam tempat yang disebut dengan “Basis Kasus”.

Case-Based Reasoning (CBR) telah menjadi teknik yang sukses untuk sistem berbasis pengetahuan dalam banyak domain. Case-Based Reasoning (CBR) berarti menggunakan pengalaman sebelumnya dalam kasus yang mirip untuk memahami dan memecahkan permasalahan baru. Case-based Reasoning (CBR) mengumpulkan kasus sebelumnya yang hampir sama dengan masalah yang baru dan berusaha untuk memodifikasi solusi agar sesuai dengan kasus yang baru (Aamodt dan Plaza,1994). Ide dasar dari Case-Based reasoning adalah asumsi bahwa permasalahan yang serupa mempunyai solusi serupa. Meskipun asumsi ini tidaklah selalu benar, hal ini tergantung pada banyaknya domain praktis.

Jika ada sebuah kasus baru, kasus tersebut akan diselesaikan dengan mencari kasus-kasus yang tersimpan dalam basis kasus yang memiliki kemiripan dengan kasus baru tersebut.  Apabila tidak ditemukan kemiripan dari kasus yang lama maka solusi dari kasus adalah analisa dari pakar atau ahli tentang kasus tersebut, yang kemudian kasus tersebut akan disimpan menjadi kasus baru atau yang disebut dengan retain.

Pada dasarnya, dalam memecahkan masalah penalaran berbasis kasus harus melakukan beberapa tahapan, yaitu:

  1. Retrieve (mengambil) : menemukan kembali kasus yang sama atau yang paling mirip dengan kasus baru. Dalam proses ini, tahapan yang ada adalah identifikasi masalah, memulai pencocokan, dan seleksi
  2. Reuse (menggunakan kembali) : menggunakan kembali kasus-kasu yang ada dan dicoba untuk menyelesaikan suatu masalah baru. Ada dua cara untuk melakukan reuse kasus yang telah ada: reuse solusi (transformational reuse) atau reuse metode kasus yang ada untuk membuat solusi (derivational reuse)
  3. Revise (memperbaiki) : merubah dan mengadopsi solusi yang ditawarkan jika perlu, dua tugas utama dari tahapan ini adalah evaluasi solusi dan memperbaiki kesalahan
  4. Retain : tetap memakai solusi yang terakhir sebagai bagian dari kasus baru. Pada tahap ini, terjadi suatu proses penggabungan dari solusi kasus yang baru yang benar ke knowledge yang telah ada. Atau dapat dikatakan bahwa retain bertugas menyimpan pengalaman untuk memecahkan masalah yang akan datang ke dalam basis kasus.

Tingkat kesamaan kasus ini sangat mempengaruhi kinerja sistem CBR, karena solusi-solusi pada kasus sebelumnya dapat digunakan sebagai acuan dalam pembelajaran dan penyelesaian masalah yang baru. Banyak peneliti yang telah menggunakan berbagai algoritma dalam retrieval kasus. Ketika terdapat banyak kasus di dalam basis kasus dengan atribut yang berbeda-beda, tentunya akan menyulitkan suatu sistem retrieval dalam menemukan kasus yang sesuai.

Masalah pengukuran tingkat kesamaan kasus adalah seperti mencari kesamaan atau perbedaan diantara dua buah objek, dan telah menjadi salah satu perhatian dalam sistem CBR. Pengambilan kasus yang serupa yang memiliki kesamaan dengan kasus yang baru merupakan langkah penting dari keseluruhan proses pengambilan keputusan (Leake, 1996). Dalam proses ini dua obyek diukur nilai kesamaannya menggunakan parameter yang telah ditentukan, sehingga akan diperoleh nilai kesamaan antara dua objek tersebut. Namun seringkali pengukuran kesamaan antar dua objek tersebut memerlukan hitungan yang kompleks, sehingga kesamaan antara dua objek tersebut dapat memberikan manfaat terhadap proses penyelesaian masalah secara keseluruhan.

Bahan percobaan :

  • PHP Framework Codeigniter
  • XAMPP Web Server

Uji Coba Sistem

Proses Input Gejala
Proses Penalaran Dengan Beberapa Hasil Prediksi

[Sumber]

Leake, D., 1996, Case-Based Reasoning : Experiences, Lessons, and Future Directions. Menlo Park : AAAI Press/MIT Press

Mantaras R.L., Mcsherry D., Bridge D., Leake D., Smyth B., Craw S., Falting B., Maher M.L., Cox M.T., Forbus K., Keane M., Aamodt A., Watson I., 2006, Retrieval, reuse, revision and retention in case-based reasoning,The Knowledge Engineering Review, Vol. 20:3. 215-240, Cambridge University Press, United Kingdom.

Aamold A. dan Plaza E., 1994, Case-based Reasoning : foundation issues, methodological variation and System approach, AI Communication 7(1), pp. 39-59

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s