Rekayasa Perangkat Lunak, Software Engineering, Software Quality Assurance, Software Quality Metrics, Uncategorized

Pengujian Parameter Kualitas Perangkat Lunak Berdasarkan Derajat Coupling dan Derajat Cohesion (Framework Codeigniter)

Menurut IEEE (1990) : Software Quality Metrics merupakan sebuah pengukuran kualitas apakah sebuah perangkat lunak tersebut sudah dapat dikatakan berkualitas menggunakan Software Quality Metrics.

TOPIK

Halim, Arwin, dkk. 2016. ”PENGUKURAN KUALITAS UML DENGAN CK-METRIC, DERAJAT KOHESI DAN COUPLING”. Seminar Nasional Teknologi Informasi, Bisnis, dan Desain. STMIK Politeknik PalComTech.

Parameter Uji 1 – Derajat Kohesi

Derajat Cohesion merupakan perhitungan terkait kekuatan dari fungsi atribut serta asosiasi dalam sebuah class, hal ini menunjukkan seberapa kuat sebuah method bergantung pada sebuah class.

Sebuah class dikatakan cohesive jika semua method didalamnya mereferensi ke sebuah variabel. Dan sebuah class dikatakan non-cohesive jika terdapat method yang saling tidak berhubungan dengan method lain class yang sama, dan dapat dilakukan split pada class tersebut sehingga dihasilkan  2 (dua) atau lebih class yang lebih kecil untuk melakukan fungsi secara lebih spesifik[1].

Dimodelkan secara matematis dengan rumus :

Parameter Uji 2 – Derajat Coupling

Derajat Coupling dihitung sebagai perbandingan dari jumlah pesan yang diterima terhadap sejumlah pesan yang dilalui.

Dimodelkan secara matematis dengan rumus :


 

Gambar 1. Derajat cohesion & coupling framework codeigniter

Gambar 2. Instability framework codeigniter

Afferent Coupling (Ca)

Jumlah packahge lain yang bergantung pada class dalam sebuah package. Nilai dari parameter ini adalah indikatr yang baik tentang penilaian bagaimana setiap perubahan class dalam package mempengaruhi bagian lain dalam perangkat lunak.

Efferent Coupling (Ce)

Jumlah package lain yang bergantung pada class dari sebuah package. Nilai ini menunjukkan seberapa sensitif package ini mengalami perubahan dan mempengaruhi perubahan dalam package lain.

Instability

Rasio antara Ce dan total paket coupling (Ce+Ca) berdasarkan pada rumus

Menghasilkan nilai kisaran [0,1]. Nilai 0 (nol) menunjukkan rasio jumlah maksimal stable package yang bergantung pada package lain, sementara nilai 1 (satu) menunjukkan total stable package yang memiliki dependency namun tidak bergantung pada package lain.

Abstractness

Rasion antar abstract class (Ac)  dan total dari semua class (Ac+Cc) yang dihitung dengan rumus

Menghasilkan kisaran nilai [0,1]. Nilai 0 (nol) menunjukkan semua class dalam package tersebut merupakan ­non-abstract class sementara nilai 1 (satu) menunjukkan sebuah package yang hanya terdiri dari abstract class dan interface

 

Gambar 3. Pengujian beberapa parameter uji kualitas pada framework codeigniter

[1]         Roche, J. M ., Software Metrics and Measurement Principle,” Software Engineering Notes, ACM, vol 19, no. 1, January 1994, pp. 76-85

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s